Tampilkan postingan dengan label dairy. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label dairy. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 06 Desember 2014

Ketakutan

Hari ini adalah hari yang paling menakutkan bagi saya dimana kali pertama saya mendapatkan hukuman dari dosen favoritku yaitu dosen yang paling aku sayang .. ya Gus April namanya :-(
pada awalnya kelas sangat gaduh dimana antara gabungan 5 kelas dijadikan satu oleh dosenku tersayang itu yakni terdiri dari prodi perbandingan agama,ilmu hadist,akhlak tasawuf,ilmu al-Qur'an dan Tafsir serta prodiku sendiri Sosiologi Agama. kenapa lima prodi dijadikan satu? itu karna beliau adalah dosen tepatnya beliau itu adalah orang yang sangat sibuk, kenapa?? karna beliau sering keluar masuk kota-kota diseluruh indonesia , ibaratnya pagi makan di kota surabaya sorenya beliau makan di kota bogor,naaah seperti itulah sibuknya beliau,pasti kalian sudah paham sekali bagaimana orang sibuk seperti beliau saya sebagai murid nya sudah sangat memaklumi dan selalu sabar karna di nomerduakan oleh beliau.naah..oleh karena itu berhubung beliau orang yang sangat sibuk maka dari itu lima prodi dijadikan satu kelas guna mempermudah waktu beliau antara kesibukan beliau yg lain dan juga waktu dimana beliau harus mengajar lima kelas semester 1 dengan waktu yang sangat mepet ini beliau harus menyelesaikan materi yang harus ditempuh oleh lima prodi ini termasuk prodiku sendiri.

Aku mengira hari ini adalah hari terakhirku mendapat materi dari beliau di semester satu ini ternyata tidak." ooohhh senangnya hati ini" aku berkata didalam hati. bagaimana tidak aku merasakan senang yang tak terhingga karna beliau akan mengajar kelas sosiologi hingga semester yang lebih tinggi nanti.tetapi hari ini ada insiden yang membuatku merasakan takut yang amat dalam.
"tiba-tiba beliau berkata"ora tak absen kabeh kelas sosiologi agama"lalu tugas review kami sekelas dibuang ke lantai" aku ternganga melihat dan mendengar perkataan beliau itu.lalu aku segera memberi tau temanku kalau dosen marah sama kelas kita!!! kemudian temanku kaget dan merasa panik. sebenarnya apa yang terjadi??? apa yang membuat beliau marah ?? apa kesalahan kami?? kenapa beliau membuang tugas review yang telah kami buat dengan susah payah dan penuh pengorbanan dimana 125 halaman harus kami selesaikan dalam waktu tak kurang dari 10 jam beserta tugas review dari 125 hal.  dan juga harus memahami materi dari 125 hal tersebut, itu tentang sila-sila pancasila dimana sila pertama saja mencakup 125 hal. bagaimana kalau lima sila??coba banyangkan bisa satu buku kan ??

Ternyata beliau marah disebabkan karna pada saat beliau mengabsen nama-nama kami yaitu kelas sosiologi agama .banyak teman"ku yang setelah nama mereka diabsen mereka langsung meninggalkan kelas tanpa menunggu teman yang belum selesai di absen.dan bergerombol meninggalkan kelas dengan pede nya termasuk saya juga terlibat di dalamnya .lalu beliau marah dan membuang tugas yang telah kami kumpulkan. kami semua sekelas bingung dan panik sendiri" .bagaimana ini? kami berdebat? bagaimana solusi menyelesaikan ini semua? dosen sudah marah berat? teman" saling menyalahkan. sudah!! diam semua ,kita jangan saling menyalahkan kita semua itu salah sekarang bagaimana kita menyelesaiakan masalah ini, apakah kita harus meminta maaf kepada beliau? melalui perwakilan atau kita semua bareng-bareng meminta maaf kepada beliau.
temanku berpendapat sebaiknya kita meminta maaf secara bersama kita semua salah jadi kita akan menanggung semuanya bareng. kita adalah satu ,kita adalah kita, apabila satu bersalah semua harus menanggunya.kita tidak boleh mementingkan urusan pribadi semua juga punya kesibukan bukan hanya kita yang punya kesibukan dosen juga.

Setelah kami ramai berdebat,dosen meninggalkan kelas lalu disusul oleh ketua kelasku dimana dosen bilang beliau menyuruh ketua kelasku sebut saja latif namanya .dia menyuruh kami pindah kelas di G104 tepatnya .kita langsung berkumpul di kelas itu dengan wajah murung,sedih,pucat,merasa bersalah dan merasakan ketakutan yang amat dalam.ini kali pertama kami semua mendapatkan hukuman ini .kena marah oleh dosen hingga seperti ini. kemudian kami dikelas duduk termenung semua sambil menunggu dosenku yang marah tadi datang ke kelas. tak lama kemudian setelah beberapa menit dosen datang ke kelas dengan wajah penuh kemarahan dan kekecewaan terhadap mahasiswa nya kali ini :-( beliau memulai pembicaraan dengan bertanya kepada kami semua urut satu persatu dari pojok depan yakni tadi yang pertama adalah alif kemudian tiba giliranku beliau bertanya "kenapa mbak menurut sampeyan kok seperti itu??apa kesalahan kalian semua??kenapa saya marah??kenapa saya membuang tugas kalian?? sya menjawab"sebelumnya saya meminta maaf kepada bapak,mungkin bapak marah karna ketika bapak sedang mengabsen kami tidak menghargai bapak,kami langsung meninggalkan kelas,kami kurang ajar sama bapak,kami tidak sabaran ingin cepat" keluar kelas karna saya tau teman" mungkin sudah sangat capek semua pak.. kami semua meminta maaf sama bapak.kami berjanji tidak akan mengulangi kesalahan kami ini.ini sebagai pembelajaran kita semua.apakah bapak mau memberi toleransi bagi kami semua?? bagaimana bapak??

Beliau mengatakan"apa kalian tidak mempunyai etika dimana kedewasaan kalian ,anda semua ini mahasiswa,saya tau kalian semester pertama dan angkatan pertama dari prodi sosiologi tetapi setidaknya anda semua memiliki etika tidak seperti anak kecil,apa susahnya menunggu dua menit saja menunggu absen selesai ,saya sudah memberi keringanan saya sudah mengawalkan kelas kalian untuk absen kenapa kalian tidak sabaran kenapa kalian tiba-tiba pergi meninggalkan kelas tanpa berdosa .dimana etika nya dimana kedewasaanya,kalau sya minta ganti dosen untuk menggantikan saya,tidak masalah bagi sya ,akan sya pertanggung jawabkan ,itu saja sudah beres." salah satu teman menjawab"memang kami salah pak,kami mengakui kalau kami bersalah kami meminta maaf kepada bapak sekarang toleransi apa berikan untuk kami semua"beliau menjawab kalau kalian minta toleansi ada dua prasyarat :
1. Kalian harus mengulangi mata kuliah PKN untuk tahun depan dan di ajar oleh dosen lain.
2. Kalian akan mendapat tugas tambahan

Allhamdulillah..prasyarat kedua tidak terlalu berat buat kami. daripada kita semua harus mengulang mata kuliah untuk tahun depan.kami sempat syok dan kaget dan terkejut apakah benar kami harus mengulang untuk satu semester lagi tahun depan,,ooohh tidaaak "kataku didalam hati" kami semua memilih prasyarat kedua yaitu mendapat tugas tambahan. dimana tugas tambahan itu adalah mereview kembali mulai dari sila pertama hingga sila ke lima . what??? coba bayangkan sila pertama saja 125 hal apalagi kalu sampai sila ke 5 ,sudah pasti satu buku milik Gus April lah.hmmm
Man Shobarro dzofiroo" aku berkata didalam hati".mungkin ini adalah hukuman yang pantas kami dapatkan karna apa? karna kami telah melakukan kesalahan jadi kami harus mempertanggung jawabkanya sebagaimana mestinya.kami siap melaksanakan tugas apapun yang diberikan dosen kami ingin yang terbaik kami juga ingin hubungan kami dan dosen membaik seperti biasanya.kami ingin merubah kebiasaan buruk yg kami tanamkan sejak masa-masa SMA. sudah menjadi mahasiswa tidak sepantasnya kami bersikap seperti yang saya sebutkan di atas tadi.
jadi pesan moral yang bisa saya petik adalah dengan adanya kesabaran dan menghormati kepada yang lebih tua serta bersikap sopan patut kita laksanakan dimana adanya kejadian tadi mental ini sedikit tergoyah tapi sya menyikapinya dengan positif mungkin dengan bersikap begitu dosen ingin melatih mental bagaimana kita diperlakuakan seperti itu bagaimana kita menyelesaikan masalah yg telah kita perbuat dari kesalahan kita.kita di ajarkan untuk lebih dewasa dan sabaran dalam menunggu sesuatu yg sangat menjengkelkan.jadi sebaiknya kita semua harus intropeksi diri mengubah sikap yang jelek dan berbuat yang baik.tidak mengulangi kesalahan yang sama yang akan mengakibatkan kita jatuh ke lubang yang sama.

semangat untuk semua teman-temanku jadikalan ini pembelajaran dan pengalaman untuk kita memperbaiki diri supaya kita tidak meremehkan orang lain.dan sebelum kita menghargai orang lain mana mungkin orang lain akan mengahargai kita.ituu?? sudah saatnya kita memulai dari sekarang untuk merubah hidup ini diri ini.kalo nggk sekarang kapan lagi?kita harus lebih baik dari kemaren dari masa lalu kita belajar dari masa lalu yang sudah terjadi kita perbaiki untuk kedepanya.untuk masa depan yang lebih baik :-)

Jumat, 05 Desember 2014

Hidup Untuk Memusatkan Energi

Apabila kita kidup untuk saat sekarang, kita bisa meningkatkan kualitas berbagai peluang yang anda dapatkan saat ini. Kita sering membawa beban masa lalu atau kecemasan masa depan dan membiarkan energi kita yang berharga lenyap begitu saja. Sejak lama saya terbiasa hidup dengan membawa banyak beban dari masa lalu disertai kecemasan akan apa yang terjadi di masa depan sehingga saya jarang merasa nyaman dan santai.

Sikap saya itu berubah ketika saya memperhatikan seseorang,  sebut saja dia my inspiration, yang menjalani hidupnya tanpa beban kecemasan akan hari esok. dia menikmati hidup sepenuhnya tanpa memedulikan apa kata dunia. Dengan memperhatikan seorang dia, saya mulai belajar bagaimana hidup sepenuhnya untuk Saat ini. Sejak saat itulah saya berusaha untuk menikmati setiap saat yang saya alami. Saya hidup untuk Saat Ini.

Beban yang kita bawa dari masa lalu___terluka, kehilangan, penyakit, dan sebagainya___telah berlalu dan pergi selamanya. Masa depan kita terbentang pada setiap momen yang kita hidupi. Tidak ada masa depan yang lain. Masa depan adalah hari ini. Sekarang.jika kita menjalani setiap saat dengan energi yang penuh, secara bertahap kita akan meraih kebahagiaan yang kita impikan. Bahagialah sekarang juga.

Saya pernah membaca sebuah analogi yang sangat menggugah pikiran dan belum pernah saya baca saya dengan sebelunya:
Bayangkan ada sebuah bank yang memasukkan kedalam rekening anda secara teratur setiap pagi sebesar $86.400 dolar. Jumlah sebesar itu anda dapatkan setiap hari, tidak lebih dan tidak kurang. Tidak ada bunga, tidak ada beban yang harus anda bayar. Namun,setiap malam bank itu membatalkan setiap sen yang tak anda pergunakan pada hari itu. Jika ada bank seperti itu, apa yang akan anda lakukan? Tentu saja anda akan menarik semua uang di rekening anda itu,kemudian membelanjakan semuanya__setiap sennya. dan beruntunglah, semua manusia punya bank semacam itu.
Ia disebut WAKTU. Setiap pagi, ia memberi anda 86.400 detik, dan pada setiap malam ia membatalkan dan menghapus detik-detik yang tidak anda pergunakan pada hari itu. Tak ada saldo waktu yang tersisa dalam rekening harian anda. Setiap pagi kembali memberi anda 86.400 detik untuk dihidupi. selalu begitu setiap hari. Jadi manfaatkanlah waktu yang telah diberikan kepada anda. Waktu yang terbuang sia-sia tidak akan pernah tergantikan. Kesempatan yang anda biarkan hilang dan berlalu, tak akan pernah kembali.

Apabila kita menjalani setiap hari seakan-akan itu adalah hari terakhir kita hidup didunia ini, kita akan berjuang untuk senantiasa berbuat baik__kepada diri kita sendiri dan kepada orang lain. Dengan cara ini,kita telah melangkahkan kaki di atas jalan kesuksesan dan kebahagiaan. kehidupan yang lapang dan nyaman menanti anda. Setiap hari yang dijalani bagaikan selamanya. Setiap menit begitu berharga dan layak dinikmati. Hidup laksana melukis tanpa penghapus__curahkan yang terbaik yang anda bisa dan biarkan ia menjadi mahakarya.

Rabu, 03 Desember 2014

Sadar dan Terjaga untuk Mengenali Kelemahan dan Meneguhkan Kekuatan


Catatan harian, yang merekam seluruh aktivitas, akan membantu kita untuk berpikir lebih objektif dalam menilai setiap perilaku kita untuk kemudian memperbaikinya sesuai dengan misi dan tujuan hidup kita. Dengan menulis catatan dan merenungkan pilihan yang kita buat setiap hari,kita akan mengenali titik-titik kelemahan kita. Setelah mengenali dan mengidentifikasi titik-titik kelemahan tersebut,kita bisa mulai mencari akar penyebabnya. Perhatikan, alasan atau pemicu utama seperti apakah yang mendorong kita melakukan sesuatu tindakan atau perilaku. Jika kita tetap sadar, terjaga, dan waspada, kita akan lebih memahami diri sendiri dan kemampuan kita untuk menyelesaikan masalah.

Sebagai contoh, dengan menulis catatan harian , saya dapat mengamati beberapa kekurangan diri saya sendiri, menentukan penyebabnya, dan berupaya mencari cara untuk memperbaikinya. misalnya:
  • Kadang-kadang saya sulit mengendalikan amarah. saat perilaku itu muncul, saya merasa kurang terkendali dan tidak sabaran. saya sadar, saya cenderung sulit mengendalikan amarah ketika saya sibuk melakukan banyak pekerjaan dalam satu waktu sehingga saya merasa tertekan dan akibatnya, saya kehilangan ketenangan dan kendali emosi.
  • Pada saat-saat tertentu saya sulit merasa rileks dan nyaman. pada saat seperti itu, saya cenderung bersikap tergesa-gesa dan tak dapat menikmati momen indah yang terjadi dalam kehidupan. Saya menemukan bahwa kebahagiaan berasal dari proses menghayati hidup dari momen ke momen. setiap momen dan setiap hari senantiasa menyediakan kesempatan emas untuk merasa bahagia.

Mengenali titik-titik kelemahan akan membantu kita terus sadar. Kesadaran itu akan menjaga kita agar tidak melenceng dari tujuan dan misi hidup kita. Saat kita mengetahui dan memperbaiki kelemahan kita, saat itu pula kita memahami kekuatan yang kita miliki. Namun, pengalaman telah telah mengajari saya bahwa sikap dan perilaku seperti itu merupakan kelemahan diri yang harus saya perbaiki, sedikit demi sedikit. Pengalaman itu semakin meneguhkan keyakinan saya bahwa jika saya dapat mengendalikan amarah, kehidupan sakan terasa lebih nyaman dan lebih indah.

Selasa, 02 Desember 2014

Hidup Tanpa Penyesalan

"waktu adalah harta yang paling berharga. waktu adalah hidup dan kehidupan anda. Ia adalah masa kini dan masa depan anda. menyepelekan waktu berarti anda menyepelekan hidup  serta menelantarkan impian dan cita-cita anda".

  Ibrahim Elfiky



Perjalanan hidup kita di dunia ini sangat singkat, sekejap mata saja, perjalanan cepat melewati keabadian. Ketika dilahirkan dan tumbuh sebagai anak-anak, kita seperti pagi hari, masa muda bagaikan sore hari, masa tua seperti malam hari, dan ketika maut menjemput bagaikan tengah malam. kita tak mungkin hidup selamanya. tak ada yang tahu kapan ajal menjemput. jika menyimpan sesuatu dan meninggalkanya untuk besok, bisa jadi besok kita sudah tak ada untuk menikmatinya. jika kita tak melakukan apa yang bisa dilakukan hari ini, mungkin besok kita tak pernah bisa melakukanya. mungkin kita takkan pernah bisa berbagi dengan orang-orang yang kita cintai dengan cara seperti yang telah kita angankan.

Kabir, seorang penyair asal india, menuturkan, "kal kare so aaj;aaj kare soa abb," apapun yang kita rencanakan hari ini, lakukanlah hari ini. tak ada waktu yang lebih baik daripada saat ini__khususnya jika berkaitan dengan hak-hal yang sangat penting dalam hidup, seperti meluangkan waktu untuk keluarga dan teman dekat, serta untuk membangkitkan dan mengembangkan spiritualitas kita, juga beribadah dan berbuat baik kepada sesama.

Saya sendiri terbiasa menunda-nunda waktu untuk hidup. Saya terlalu asyik meningkatkan kualitas diri dan berjuang meningkatkan study ku sehingga saya tak punya cukup waktu dan kesabaran untuk orang-orang yang saya cintai. Ketika saya merenungkan waktu yang telah saya pergunakan untuk meraih apa yang saya impikan, saya menyadari, anak-anak sudah mulai tumbuh deewasa dan saya tidak bisa menikmati keindahan masa kanak-kanak mereka. Saya juga sadar bahwa apa pun yang saya ingin lakukan saat ini.Jadi, mengapa mesti ditunda  ???


Hidup untuk saat ini berarti hidup spontan dan seirama setiap harinya. Artinya, jangan melawan segala sesuatu disekitar kita. Terimalah apa adanya. Jangan terus-terusan mengharapkan sesuatu yang berbeda dan lebih baik. Pohon tak pernah melawan hembusan angin. Ia merunduk dan bergoyang ke manapun angin bertiup. Sama halnya, apabila kita menganggap berbagai tantangan hidup semata-mata sebagai kesulitan sementara, kita akan merasakan hidup ini lebih santai,lancar, dan menyenangkan.


Pujilah dengan Tulus

Setiap pujian akan memberikan dampak yang positif kepada siapa pun. Namun, ucapkanlah pujian anda dengan tulus, bukan hanya sebagai basi-basi. Pujian juga akan bekerja lebih efektif jika dikatakan secara khusus. Katakanlah pujian mengenai sesuatu yang benar-benar ia lakukan. Setiap orang memiliki kualitas dan kecakapan dalam bidang tertentu yang tak dimiki orang lain. jika anda memujinya pada sesuatu yang benar benar  ia kuasai maka ia akan merasa lebih baik dan berusaha meningkatkan kualitas dirinya. Tak ada seorang pun yang suka dikritik. Karena itu, hindarilah kritik bila tidak benar-benar diperlukan. Dampaknya akan lebih buruk lagi jika anda mencelanya. Jika kita harus mengkritik,sebaiknya mulailah dengan pujian,lalu sampaikanlah kritik dengan cara yang lembut. Dengan cara itu, kritik yang anda katakan tidak akan terlalu melukai perasaan orang yang kita kritik.

Suatu ketika, saat menggelar seminar tentang kepemimpinan pada sekelompok profesioanal dan mahasiswa, saya merasa penampilan dan pembicaraan saya datar-datar saja. Sepertinya, para audiends tidak mendengarkan dan terpengaruh oleh pembicaraan saya.Namun mengejutkan, salah seorang peserta menghampiri saya setelah sesi itu dan berkata " Anda benar-benar hebat.Anda memberikan tanggapan yang tepat untuk pertanyaan dan penampilan anda benar-benar mengesankan para peserta. Gaya tutur, pemilihan kata, dan cara anda menyakinkan pendengar benar-benar mantap. Namun, ada satu hal yang mungkin perlu anda ubah agar penampilan anda lebih baik lagi : sampaikanlah materi anda secara lebih lambat, jelas , dan ungkapan yang lembut."

Kritikanya itu benar-benar saya hargai. Saya sama sekali tidak merasa terganggu atau terluka, terlebih lagi ia menyampaikannya setelah pujian yang tulus.

Minggu, 30 November 2014

Dibalik Terik Matahari

Bagaimana tidak rasa ingin tahu ini menggebu gebu apa sih yang dilakukan orang tua ku hari ini di ladang..Keingintauanku mengajak untuk menghampiri sambil ku bawa makanan dan minuman serta camilan untuk mereka berdua . Betapa semangatnya mereka sungguh terenyuh hati ini dibawah sinar matahari yang terik dan sangat panas yang membakar kulit ini hingga hitam. Aku bergegas membantu mereka turun ke ladang dan tak tanggung tanggung aku membantu dengan penuh semangat dengan kegembiraan tersendiri, dimana aku merasakan rasa kebersamaan kerja keras bagai kuda yg kunikmati bersama kedua orang tua ku.

 Aku berkata didalam hati "Ya Allah sunguh beratnya menjalani pekerjaan ini dengan tenaga yang dikeluarkan sangat banyak sungguh aku capek Ya Allah . Jadi seperti inikah yang setiap hari dilakukan bapak saya ketika sibuk bekerja di ladang sungguh aku sedih merasakan hatiku terenyuh kembali sungguh aku prihatin". Aku baru merakan hari ini dengan sekuat tenaga aku melakukan pekerjaan yang dilakukan bapak dengan penuh semangat hingga terik matahari yang panas membuatku lupa akan sinarnya yang sangat membakar kulit ini.

Aku berkata "Ya Allah bapak tidak pernah mengeluh dengan pekerjaan beratnya bagaimana rasa capek yang beliau rasakan sedangkan aku baru segini saja sudah mengeluh apa yang dibanggakam dari seorang saya sebagai anaknya" jarang membantu beliau anak macam apa saya ini tidak pernah mau membantu padahal apa yang di kerjakan bapak itu nanti buahnya juga akan kembali ke saya kenapa saya tidak pernah memikirkan itu selalu menambah beban kedua orang tua maaf kan anakmu ini bapak sebagai anak tidak pernah memahami engkau dan selalu meminta uang, hanya menjadi beban beliau saja saya malu sangat malu.saya tidak pernah mau berhemat dari hasil kerja kerasnya . Ibu dan bapak maafkan anakmu yang tidak berpengertian ini saya malu sama kalian sebagai anak saya masih bergantung sama kalian saya belum bisa mencari nafkah untuk kalian sehingga kalian yang mencari nafkah untuk saya.
saya malu biaya kuliah masih dari orang tua apa yang dibanggakan dari seorang saya. Saya janji kepada kalian saya akan membuat kalian bangga terhadap seorang saya dan saya tidak akan bergantung sama kalian saya akan menafkahi kalian dan bukan kalian lagi yang menafkahi saya, Insyallah dengan Ridha Allah Swt dan dengan Ridha kalian perjuangan akan saya lakukan. Insyallah dengan kesungguhan hasil baik akan saya dapatkan seperti kalian yang bersungguh sungguh dengan pekerjaan kalian untuk menafkahi keluarga dan anak kalian. Jangan menyerah dan terus berjuang berproses dari sekarang untuk menata hidup untuk menuju tujuan dan rencana yang telah kita tata dan yang akan kita perjuangkan dengan cara kita sendiri tetap semangat menjalani hidup ini tanpa putus asa terus berjuang
".both parents is more than everything to me ,may god always give ease and smoothness"